Website
Haii... apa kabar semuanya..
Pada postingan saya kali ini, masih berhubungan dengan tugas dari dosen saya tetapi dengan mata kuliah yang berbeda, pada postingan saya kali ini mengenai mata kuliah "Pengantar Web Science". pada mata kuliah ini kita akan mengetahui bagaimana proses pembuatan website yang pada umumnya. tapi sebelum kita membuat website kita harus tau terlebih dahulu apa si yang di maksud dengan website itu sendiri dan dengan apa si kita dapat membuat website. nahh.. pada postingan kali ini kita akan membahas itu semua secara detail dan jelas. yukk.. mari kita pelajari!
Website
Situs web (bahasa inggris : website) adalah suatu halaman web yang saling berhubungan yang umunnya berada pada peladen yang sama berisiskan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi. Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti internet, ataupun jaringan wilayah lokal (LAN) melalui alamat internet yang dikenali sebagai URL. gabungan atas semua situs yabf dapat di akses publik internet disebut pula sebagai World Wide Web atau lebih dikenal dengan singkatan WWW.
Penemu situs
web adalah Sir Timothy John "Tim" Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan jaringan
pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika merancang situs web
adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama
peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat
di mana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat
digunakan secara gratis oleh publik.
Secara garis besar, situs web bisa digolongkan menjadi
3 bagian yaitu:
- Situs web statis
- Situs web dinamis
- Situs web interaktif
Elemen – elemen yang di butuhkan untuk membangun website yaitu :
1. HTML
hypertext Markup Language (HTML)
adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat
sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis
dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang
terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah
kata dan disimpan dalam format ASCII normal sehingga
menjadi halaman web dengan perintah-perintah HTML.
Kegunaanya yaitu dokumen HTML mirip dengan dokumen tulisan biasa, hanya dalam dokumen ini sebuah tulisan bisa memuat instruksi yang ditandai dengan kode atau lebih dikenal dengan TAG tertentu. Kegunaan lainnya yaitu mengintegerasikan gambar dengan tulisan, membuat pranala, mengintegerasikan berkas suara dan rekaman gambar hidup dan membuat form interaktif.
Contoh Program Sederhana HTML :
Untuk HTML 4 Strict
Untuk HTML 4 Strict
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN"
"http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd">
<html>
<head bgcolor=black text=white>
<title>Selamat Datang HTML</title>
</head>
<body>
<p>Halo dunia!</p>
</body>
</html>
Untuk HTML 5
<!DOCTYPE HTML>
<html>
<head style="background-color: black; color: white;">
<title>Selamat Datang HTML</title>
</head>
<body>
<p>Halo dunia!</p>
</body>
</html>
Head
Dokumen HTML diapit oleh
tag <HEAD></HEAD>. Di dalam bagian ini biasanya dimuat tag
TITLE yang menampilkan judul halaman pada titlenya browser. Selain itu Bookmark
juga menggunakan tag TITLE untuk memberi mark suatu web site. Browser menyimpan
“title” sebagai bookmark dan juga untuk keperluan pencarian (searching)
biasanya title digunakan sebagai keyword. Header juga memuat tag META yang
biasanya dapat digunakan untuk menentukan informasi tertentu mengenai dokumen
HTML. Anda bisa menentukan author name, keywords, dan lainnya pada tag META.
Contoh:
<meta name="author"
content="ubuntu-online">
Body
Bagian BODY, yang dinyatakan
dengan tag <BODY>…</BODY>, merupakan tubuh atau isi dari
dokumen HTML di mana anda meletakan informasi yang akan ditampilkan pada
browser.
Tag
HTML tidak membedakan penggunaan
huruf besar ataupun huruf kecil dari suatu elemen. Suatu elemen HTML terdiri
dari tag-tag beserta teks yang ada dalam tag-tag tersebut. Tag ini dinyatakan
dengan tanda lebih kecil (<) dan tanda lebih besar (>).
Tag biasanya merupakan suatu
pasangan yang disebut dengan:
- · Tag awal, dinyatakan dalam bentuk <nama tag>
- · Tag akhir, dinyatakan dalam bentuk </nama tag>
Formatnya: <nama tag> teks
yang ditampilkan </nama tag>.
Contoh: untuk menampilkan teks
dalam format teks miring Teks ini terlihat miring di browser
anda dengan perintah HTML <i>Teks ini terlihat miring di
browser Anda</i>
Atribut
Tag awal bisa memiliki beberapa
buah atribut yang menyatakan karakteristik dari tag tersebut.
Misalnya, <P STYLE="text-align:left"> digunakan untuk
membuat rata kiri suatu paragraf. Tag yang digunakan
adalah <P> dan atribut yang menyertainya adalah STYLE dengan
nilai "text-align:left". Nilai atribut STYLE ditulis dalam
bahasa CSS.
2. CSS
Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk
mengatur beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan
seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemograman. Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan
kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style,
misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images,
dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa
berkas (file).
Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan
halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML. CSS dapat
mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh
pada teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink,
warna mouse over,
spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan
parameter lainnya. CSS adalah bahasa style sheet yang
digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkan
kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.
Untuk saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2,
dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada
pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap
format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi terbaru
dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. CSS2 mendukung
penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada tabel /table
layout dan media tipe untuk printer. Kehadiran versi CSS yang kedua diharapkan
lebih baik dari versi pertama dan kedua.
CSS3 juga dapat melakukan animasi pada halaman website, diantaranya animasi warna hingga animasi 3D. dengan CSS3 desiner lebih dimudahkan dalam hal kompatibilitas websitenya pada smartphone dengan dukungan fitur baru yakni media query. selain itu, banyak fitur baru pada CSS3 seperti : multiple background, border-radius, drop-shadow, border-image, CSS Math, dan CSS Objct Model
CSS3 juga dapat melakukan animasi pada halaman website, diantaranya animasi warna hingga animasi 3D. dengan CSS3 desiner lebih dimudahkan dalam hal kompatibilitas websitenya pada smartphone dengan dukungan fitur baru yakni media query. selain itu, banyak fitur baru pada CSS3 seperti : multiple background, border-radius, drop-shadow, border-image, CSS Math, dan CSS Objct Model
Contoh penggunaan CSS yaitu :
<html>
<head>
<style type="text/css">
body
{
background-color:#d0e4fe;
}
h1
{
color:orange;
text-align:center;
}
p
{
font-family:"Times New Roman";
font-size:20px;
}
</style>
</head>
<body>
<h1>CSS example!</h1>
<p>This is a paragraph.</p>
</body>
</html>
3. PHP
Hypertext
Preprocessor adalah bahasa skrip yang
dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai
untuk memprogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan
untuk membangun sebuah CMS.
Beberapa
kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:
- Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaannya.
- Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan di mana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
- Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
- Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
- PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.
- Boolean
- Integer
- Float/ Double
- String
- Array
- Objec
- Resource
- NULL
Membuat Sebuah Halaman Web PHP
Sebuah Halaman web yang ditulis menggunakan bahasa pemogramanPHP adalah sebagai berikut:
<?php
echo "Halo dunia";
?>
Program bilangan Fibonacci
Berikut ini adalah contoh program yang relatif lebih
kompleks yang ditulis dengan menggunakan PHP. Contoh program ini adalah program
untuk menampilkan 20 bilangan pertama dari deret bilangan Fibonacci .terdapat beberapa variable
atau sintax. seperti function. itu merupakan bagian dari javascript.
<?php
function fibonacci_seq( $panjang ) {
for( $l = array(0,1), $i = 2, $x = 0; $i < $panjang; $i++ ) {
$l[] = $l[$x++] + $l[$x];
}
return $l;
}
fibonacci_seq(20);
// Angka "20" dapat diganti sesuai keinginan
?>
4. Java Script
JavaScript
adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi dan dinamis. JavaScript populer di internet dan
dapat bekerja di sebagian besar penjelajah web populer seperti Internet Explorer (IE), Mozilla Firefox, Netscape dan Opera. Kode JavaScript dapat
disisipkan dalam halaman web menggunakan tag SCRIPT.
Penulisan JavaScript
Variabel di JavaScript dapat dipanggil dengan menggunakan
kata kunci var
var x;
var y = 2;
Kode JavaScript biasanya dituliskan dalam bentuk fungsi yang
ditaruh di tag <head> yang dibuka dengan tag <script
type="text/javascript">.
<script type="text/javascript">
alert("Halo Dunia!");
</script>
Kode JavaScript juga bisa diletakkan di file tersendiri
yang berekstensi .js (singkatan dari JavaScript). Untuk memanggil kode
JavaScript yang terdapat di file sendiri, di bagian awal <head> harus
ditentukan dahulu nama file .js yang dimaksud menggunakan contoh kode seperti
berikut:
<script type="text/javascript" src="alamat.js">
</script>
Skrip di head
Skrip ini akan dieksekusi ketika dipanggil (biasanya
berbentuk function) atau dipanggil berdasarkan trigger pada event tertentu. Peletakkan skrip
di head akan menjamin skrip dimuat terlebih dahulu sebelum
dipanggil.
<html>
<head>
<script type="text/javascript">
...
</script>
</head>
</html>
Skrip di body
Skrip ini dieksekusi ketika halaman dimuat sampai di bagian <body>. ketika menempatkan skrip pada bagian <body> berarti antara isi dan JavaScript dijadikan satu bagian.
<html>
<head>
</head>
<body>
<script type="text/javascript">
...
</script>
</body>
</html>
Jumlah JavaScript Mhead> dan <body> yang ditempatkan pada dokumen tidak terbatas
Skrip eksternal
JavaScript : js/xxx.js document.write("pesan
ini tampil ketika halaman diload")
Untuk menggunakan eksternal JavaScript (.js) dipakai atribut "src" pada tag <script> pada halaman HTML-nya
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Situs_web
<html>
<head>
</head>
<body>
<script src="xxx.js">
</script>
<p>Script di atas berada di berkas "xxx.js" (eksternal) </p>
</body>
</html>
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Situs_web

Comments
Post a Comment