Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan


kartun





Assalamu’alaikum wr.wb




Hallo... Kembali lagi di blog saya ini. Saya jarang banget posting blog, karena saya bingung judul apa yang saya ingin bahas. Tapi pada postingan kali ini saya berkepikiran ingin membahas tentang Penduduk, Maysrakat dan Kebudayaan. Mungkin dapat menambah wawasan dan informasi saya dan juga pembaca. Tapi sebelumnya kalian tau apa yang di maksud dengan Penduduk ? Masyarakat ? Kebudayaan ? ketiga aspek ini memiliki keterkaitan satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat. Mengapa demikian? Yukk.. Mari kita pelajari bersama-sama!!


Penduduk

Mengapa postingan kali ini mebahas penduduk? Karena negara kita indonesia merupakan negara yang besar, terdiri dari banyak pulau dan tempat wisata yang indah. Jadi tak heran jika jumlah penduduk di indonesia dari tahun ketahun bertambah. Indonesia merupakan negara jumlah penduduk terbanyak ke-4 sedunia setelah amerika serikat(USA). Dengan jumlah penduduk indonesia 321.368.864 jiwa. Dengan luas wilayah 9.826.675 km2

Apakah kalian tau apa itu penduduk? Apakah sama dengan Warga? Mari kita pelajari!

   Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua yaitu:
·         Orang yang tinggal di daerah tersebut
·    Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.

 Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Penduduk juga dapat di artikan sebagai orang-orang yang mendiami suatu wilayah tertentu, menetap dalam suatu wilayah, tumbuh dan berkembang dalam wilayah tertentu pula Tetapi masih banyak pengertian penduduk lainnya.
Penduduk atau warga adalah orang yang matranya sebagai diri pribadi, anggota keluarga, anggota masyarakat, warga negara, dan himpunan kuantitas yang bertempat tinggal di suatu tempat dalam batas wilayah negara pada waktu tertentu. {JONNY PURBA }.

Penduduk adalah semua orang yang mendiami suatu wilayah tertentu pada waktu tertentu, terlepas dari warga negara atau bukan warga negara. {Dr. KARTOMO}.

Penduduk adalah orang yang mendiami suatu tempat dalam wilayah tertentu dengan tanpa melihat status kewarganegaraan yang dianut oleh orang tersebut.                                   {SRIJANTI & A. RAHMAN}.

Penduduk adalah warga negara indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di indonesia. Sementara yang bukan penduduk adalah orang-orang asing yang tinggal dalam negara bersifat sementara sesuai dengan visa.                                                                 {UUD 1945 pasal 29 ayat (2)}.

Masalah-masalah kependudukan dipelajari dalam ilmu Demografi. Berbagai aspek perilaku menusia dipelajari dalam sosiologi, ekonomi, dan geografi. Demografi banyak digunakan dalam pemasaran, yang berhubungan erat dengan unit-unit ekonomi, seperti pengecer hingga pelanggan potensial.


Contoh kasus :


       


















Masyarakat

Nahh.. pembahasan yang kedua yaitu tentang Masyarakat, kalian tau apa itu Masyarakat? Masyarakat itu adalah Kita, Kita adalah Masyarakat. Mengapa demikian? Pasti kalian bingung ya ? Yukk.. mari kita pelajari!
   Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), di mana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan.
  Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban. Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional.
Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: 
>berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, 
>terdapat masyarakat band, suku,chiefdom
>masyarakat negara.

     Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial. Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama.
Untuk menganalisa secara ilmiah tentang proses terbenruknya masyarakat sekaligus problem-problem yang ada sebagai proses-proses yang sedang berjalan atau bergeser kita memerlukan beberapa konsep. Konsep-konsep tersebut sangat perlu untuk menganalisa proses terbentuk dan tergesernya masyarakat dan kebudayaan serta dalam sebuah penelitian antropologi dan sosiologi yang disebut dinamik sosial (social dynamic). Konsep-konsep penting tersebut antara lain :
·         Internalisasi (internalization)
·         Sosialisasi (socialization)
·         Enkulturasi (enculturation).

Bukan hanya itu saja, masih banyak pengertian masyarakat lainnya, menurut para ahli :

Masyarakat adalah suatu struktur yang mengalami kategangan organisasi maupun perkembangan karena adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terpecah secara ekonomi. {Karl Marx}

Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang relatif mandiri dengan hidup dengan hidup bersama dalam jangka waktu cukup lama, mendiami suatu wilayah tertentu dengan memiliki kebudayaan yang sama dan sebagian besar kegiatan dalam kelompok itu. {Paul B. Horton}

Masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan . 
{Selo soemardjan}

Masyarakat pada umumnya memiliki ciri-ciri antaralain sebagai berikut :

-          ><  Manusia yang hidup bersama, sekurang-kurangnya terdiri atas dua orang
-          ><   Bercampur atau begaul dalam waktu yang cukup lama.
-          ><   Sadar bahwa mereka merupakan satu kesatuan
-          ><  Merupakan suatu sistem hidup bersama. {Soejono Soekarto}

 Kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti suatu cara hidup tertentu
 {M. J. Herkovits}.


Contoh kasus : 















Kebudayaan

Pembahasan yang ketiga mengenai kebudayaan,  indonesia merupakan negara yang memiliki banyak  pulau, provinsi, dan kota, dan pastinya juga memiliki banyak budaya juga dong... dari sabang sampai merauke memiliki ciri khas kebudayaan masing-masing dan sangat unik unik, begitu kayanya indonesia. Tapi apakan kalian tau apa yang di maksud kebudayaan? Apakah sama dengan budaya? Yukk.. mari kita pelajari!
            Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
            Kebudayaan adalah hasil budi daya manusia, ada yang mendefinisikan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Karya manusia menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, sedangkan rasa mewujudkan segala norma dan nilai untuk mengatur kehidupan dan cipta merupakan kemampuan berpikir dan kemampuan mental yang menghasilkan filsafat dan ilmu pengetahuan. 
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Hal ini  mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. {Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski}
kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual, dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. {Andreas Eppink}
kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. { Edward Burnett Tylor}
kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat,                                                          { Selo Soemardjan, dan Soelaiman Soemardi}

            Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan, dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku, dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Unsur unsur mengenai kebudayaan : 

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:
1.   {Melville J. Herskovits} menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
·         alat-alat teknologi
·         sistem ekonomi
·         keluarga
·         kekuasaan politik
2.   {Bronislaw Malinowski} mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
·         sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
·         organisasi ekonomi
·         alat-alat, dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
·         organisasi kekuatan (politik)
3.   {C. Kluckhohn mengemukakan} ada 7 unsur kebudayaan secara universal (universal categories of culture) yaitu:
·         bahasa
·         sistem pengetahuan
·         sistem tekhnologi, dan peralatan
·         sistem kesenian
·         sistem mata pencarian hidup
·         sistem religi
·         sistem kekerabatan, dan organisasi kemasyarakatan.

Contoh Kasusnya : 




         















Nahhh... sudah jelaskan pengertian-pengertian dari Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan, apakah dari 3 aspek tersebuat berhubungan satu sama lain? Iya, mengapa? karena penduduk adalah sekumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Sedangkan masyarakat merupakan sekumpulan penduduk yang saling berinteraksi dalam suatu wilayah tertentu dan terikat oleh peraturan – peraturan yang berlaku di dalam wilayah tersebut. Masyarakat tersebutlah yang menciptakan dan melestarikan kebudayaan, baik yang mereka dapat dari nenek moyang mereka ataupun kebudayaan baru yang tumbuh seiring dengan berjalannya waktu. 

Oleh karena itu penduduk, masyarakat dan kebudayaan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Kebudayaan sendiri berarti hasil karya manusia untuk melangsungkan ataupun melengkapi kebutuhan hidupnya yang kemudian menjadi sesuatu yang melekat dan menjadi ciri khas dari pada manusia ( masyarakat ) tersebut. Indonesia memiliki banyak penduduk, banyak masyarakat, banyak kebudayan, jika satu sama lain memiliki keterkaitan yang sangat erat, maka dapat memajukan negara indonesia itu sendiri. Tetapi jika dari penduduknya saja udah tidak mendukung, pasti masyarakat indonesia dan negara indonesia itu sendiri akan hancur, dan mengakibatkan kebudayaan-kebudayaan di indonesia sendiri akan menghilang dengan sendirinya. 

Mungkin cukup sekian postingan blog saya tentang Penduduk, Masyarakat dan kebudayaan, Semoga dapat menambah wawasan dan informasi bagi pembaca, dan juga kita semua dapat lebih menyadari mengenai negara kita sendiri. Sampai berjumpa di Gita Blog’s Berikutnya>>>>> 


“AYO!! BANGUN INDONESIA MENJADI LEBIH BAIK LAGI"




Wassalamualaikum Wr. Wb 








sumber : 

http://www.artikelsiana.com/2015/06/para-ahli-pengertian-masyarakat-definisi.html?m=1

Comments

Popular Posts