MASALAH SOSIAL YANG TERJADI DI LINGKUNGAN KITA
Assalamualaikum wr.wb.
Haiii, ini postingan saya yang kedua, berarti ini tugas saya yang ke2, pada
postingan kali ini saya mengangkat judul "Masalah sosialyang terjadi di
lingkungan kita". kalian tau masalah? mungkin kita sebagai manusia di bumi
ini tidak luput dari masalah, pasti setiap manusia memiliki masalah, mulai dari
masalah kecil hingga masalah yang sangat besar. tapi pada pembahasan kali ini
sayang ingin membahasan tentang masalah sosial. kalian tau masalah sosial?
Yukk, bersama-sama kita pelajari!
Masalah Sosial
Masalah sosial adalah perbedaan antara harapan dan kenyataan atau sebagai
kesejahteraan antara situasi yang ada dengan situasi yang seharusnya
(Jenses,1992), Masalah sosial dipandang oleh sejumlah orang dalam masyarakat
sebagai sesuatu kondisi yang tidak diharapkan. Masalah sosial merupakan masalah
yang terjadi antara hubungan warga masyarakat. Namun, tidak semua masalah yang
ada dalam masyarakat adalah masalah sosial (Eral Raab dan Gertude Jaeger
Selznick). Masalah sosial ditafsirkan sebagai suatu kondisi yang tidak
diinginkan oleh sebagian besar warga masyarakat(Soetomo).
Nahh.. saat ini saya
akan membahas Kemiskinan, mungkin ada banyak sekali masalah maslah sosial yang
ada di lingkungan kita, tetapi saya fokus kepada masalah yang satu ini.
Kemiskinan merupakan salah satu dari masalah sosial yang terjadi di lingkungan
kita. Mengapa Seperti itu? sebagaimana kita ketahui, di Indonesia sendiri
masalah kemiskinan merupakan masalah yang sampai saat ini menjadi masalah yang
berat bagi Indonesia. Terlebih dalam posisi Indonesia sebagai negara
berkemabang dengan jumlah penduduk yang sangat majemuk.
KEMISKINAN
Masalah ini merupakan masalah dasar dan masalah global yang sudah lama terjadi
di negara kita ini. Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial yang
sering kita dengar dan sering juga dipermasalahkan. Mengapa dikatakan
masalah dasar? Karena kemiskinan merupakan kondisi dimana tidak dapat atau
sulitnya memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang dan papan. Dan
mengapa dikatakan masalah global? Karena bukan hanya negara indonesia,
tetapi negara-negara di seluruh dunia pun pasti pernah atau bahkan ada yang
sering mengalami masalah sosial yang satu ini.
Antara pertengahan tahun 1960-an sampai tahun 1996, indonesia berada dibawah
kepemimpinan Pemerintahan Orde Baru Suharto, tingkat kemiskinan negara
indonesia menurun drastis, karena pertumbuhan ekonomi yang cukup kuat dan
adanya program-program penganggulangan kemiskinan yang efisien. Selama
pemerintahan Suharto angka penduduk Indonesia yang tinggi di bawah garis
kemiskinan. Garis kemiskinan di Indonesia tercatat naik 2,78 persen dari
Rp 344.809 per kapita per bulan pada September 2015 menjadi Rp 354.386 per
kapita per bulan pada Maret 2016.
“Ini angka nasional, tetapi dalam penghitungan setiap
provinsi menggunakan garis kemiskinan masing-masing provinsi yang besarannya
bervariasi sesuai dengan harga komoditas bahan pokok makanan dan bukan
makanan,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin dalam jumpa pers di
kantornya, Jalan Sutomo, Jakarta (Senin, 18/7).
Sementara, garis kemiskinan di perkotaan secara nasional naik 2,29 persen dari
Rp 356.378 per kapita per bulan pada September 2015 menjadi Rp 364.527 per
kapita per bulan pada Maret 2016. Garis kemiskinan di perdesaan secara nasional
juga naik 3,19 persen dari Rp 333.034 per kapita per bulan pada September 2015
menjadi Rp 343.646 per kapita per bulan pada Maret 2016. Penyebab
Kemiskinan
Di
bawah ini beberapa penyebab kemiskinan menurut pendapat Karimah Kuraiyyim. Yang
antara lain adalah:
Merosotnya standar perkembangan pendapatan per-kapita
secara global
Menurunnya etos kerja dan produktivitas masyarakat.
Biaya kehidupan yang tinggi.
Pembagian subsidi in come pemerintah yang kurang merata..
Ilustrasi
Inflasi
yang rendah dan terkendali dinilai menjadi penyebab berkurangnya jumlah orang
miskin di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk
miskin Indonesia 28,01 juta atau 10,86% pada Maret 2016, berkurang dibanding
September 2015 yang tercatat 28,51 juta orang atau 11,13%.
Ilustrasi
"Jumlah penduduk miskin menurun karena selama September
2015 inflasi rendah dan terkendali, yaitu 1,71%," kata Kepala BPS Suryamin
dalam konferensi pers tentang profil kemiskinan Indonesia Maret 2016 di
Jakarta, Senin (18/7/2016).
Faktor lain yang memengaruhi penurunan penduduk miskin
adalah rata-rata harga kebutuhan pokok yang turun selama periode September 2015
sampai Maret 2016, seperti misalnya harga daging ayam ras sebesar 4,08%
(Rp37.742 menjadi Rp36.203).
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga menurun di
mana pada Agustus 2015 sebesar 6,18% menjadi 5,5% pada Februari 2016. Penurunan
tingkat pengangguran terbuka tersebut berperan meningkatkan pendapatan bagi
sebagian masyarakat, kata Suryamin.
Faktor berikutnya yang memengaruhi penurunan penduduk miskin adalah nilai
rata-rata upah buruh petani per hari Maret 2016 dibanding September 2015 naik
1,75% dari Rp46.793 menjadi Rp47.559. Nilai rata-rata upah buruh bangunan per
hari Maret 2016 dibanding September 2015 naik 1,23% dari Rp79.657 menjadi
Rp81.481.
Dari jumlah penduduk miskin nasional, persentase penduduk
miskin di daerah perkotaan pada September 2015 tercatat 8,22% juga turun
menjadi 7,79% pada Maret 2016. Sementara persentase penduduk miskin di daerah
pedesaan naik dari 14,09 persen pada September 2015 menjadi 14,11 persen pada
Maret 2016.
Selama periode September 2015 sampai Maret 2016, jumlah
penduduk miskin di daerah perkotaan turun 0,28 juta orang (10,62 juta menjadi
10,34 juta), dan di pedesaan turun 0,22 juta orang (17,89 juta menjadi 17,67
juta).
KESIMPULAN
Indonesia memang terkenal memiliki tingkat kemiskinan yang
cukup tinggi dan cukup memperhatinkan. Untuk menjadi sebuah negara yang maju
tidaklah gampang, membutuhkan proses yang jauh lebih lama. Untuk membenahi
masalah sosial tersebut indonesia akan terus berusaha dari tahun ke tahun untuk
mengurangi tingkat kemiskinan, kita sebagai warga negara indonesia harus
mendukung serta mengukuti kebijakan pemerintah mengenai kemiskinan yang ada di
lingkungan kita, karena semuanya butuh proses dan butuh banyak dukungan dari
rakyatnya.
Waahhhh.. mungkin cukup sekian postingan saya kali ini, akan ada banyak lagi postingan
postingan yang dapat menambah wawasan dan informasi untuk kalian, Semoga
pembaca dapat mengambil sisi baiknya yaa... Sampai berjumpa lagi di Gita
Blog's>>>>>
Wassamu'alaikum wr.wb.
Sumber :
http://finansial.bisnis.com/read/20160718/9/566835/angka-kemiskinan-jumlah-orang-miskin-di-indonesiaturun
http://dimaskursiana.blogspot.co.id/2015/06/makalah-permasalahan-sosial-kemiskinan.html
https://lasonearth.wordpress.com/makalah/makalah-kewarganegaraan-kemiskinan/
http://www.tribunnews.com/tribunners/2016/07/21/potret-kemiskinan-di-indonesia-2016-dalam-angka-berkurang-di-desa-justru-makin-parah
http://fajar.co.id/2016/07/19/data-bps-angka-kemiskinan-indonesia-bertambah-lagi/


Comments
Post a Comment